Bupati Sumenep Achmad Fauzi Pimpin Prosesi Arya Wiraraja 2025, Wujud Pelestarian Nilai Kepemimpinan dan Budaya

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Pimpin Prosesi Arya Wiraraja 2025, Wujud Pelestarian Nilai Kepemimpinan dan Budaya

Minggu, 26 Oktober 2025, 10:05
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Pimpin Prosesi Arya Wiraraja 2025, Wujud Pelestarian Nilai Kepemimpinan dan Budaya
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Pimpin Prosesi Arya Wiraraja 2025


INFORED.EU.ORG - SUMENEP - Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menggelar Prosesi Arya Wiraraja 2025, tradisi tahunan yang menjadi bagian penting dari Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep. 

Acara yang dipimpin langsung Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo ini menjadi momentum memperkuat kecintaan masyarakat terhadap sejarah dan warisan budaya lokal. 

Prosesi digelar khidmat di depan Labang Mesem Keraton Sumenep, Sabtu (25/10/2025), dan dihadiri ribuan warga serta jajaran Forkopimda.

Prosesi Arya Wiraraja bukan sekadar seremoni mengenang pendiri Sumenep, Raden Arya Wiraraja. 

Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang refleksi untuk menggali kembali nilai-nilai kepemimpinan, kebijaksanaan, dan semangat pengabdian yang diwariskan leluhur bagi kemajuan daerah.

Bupati Achmad Fauzi menegaskan, prosesi ini adalah simbol persatuan dan pengingat bagi masyarakat Sumenep agar tidak tercerabut dari akar sejarahnya di tengah derasnya modernisasi.

“Prosesi ini sejatinya bukan hanya ritual mengenang sejarah, tetapi momentum untuk meneguhkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap tanah kelahiran, dalam rangka meneruskan pembangunan yang lebih baik,” ujar Bupati.

Dalam balutan nuansa adat yang khas, prosesi berjalan dengan penuh makna. Ratusan peserta mengenakan busana tradisional, membawa simbol-simbol sejarah kerajaan Sumenep, dan melintasi jalur yang menjadi saksi perjalanan panjang peradaban Madura bagian timur itu.

Bupati menilai, kegiatan semacam ini bukan hanya melestarikan budaya, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran bagi generasi muda agar mengenal jati diri daerahnya.

“Masyarakat di tengah kemajuan zaman dan tantangan global tidak boleh melupakan akar sejarah serta nilai budaya yang menjadi identitas daerah. 
Melalui kegiatan ini, kita belajar bahwa kemajuan tidak boleh membuat kehilangan jati diri,” tuturnya.

Bupati juga menyinggung keteladanan Raden Arya Wiraraja yang dikenal sebagai pemimpin visioner dan bijak. 

Menurutnya, nilai-nilai kepemimpinan yang diwariskan tokoh tersebut harus terus menjadi inspirasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan sosial masyarakat.

“Raden Arya Wiraraja telah memberikan teladan tentang kepemimpinan yang jujur, berwibawa, dan berpihak pada rakyat. Nilai itu harus menjadi warisan yang terus dijaga dan diimplementasikan,” tegasnya.

Prosesi tahun ini juga mengusung tema “Ngopene Soengenep”, yang berarti menjaga dan menghidupkan kembali nilai-nilai luhur budaya Sumenep. 

Tema ini mencerminkan semangat kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga warisan budaya di tengah tantangan globalisasi.

“Dengan Ngopene Soengenep tumbuh rasa kepedulian, melestarikan, menghidupkan, merawat, dan menjaga tradisi di modernisme. Budaya adalah lentera penuntun kemakmuran dan memberi kehidupan,” pungkas Bupati.

Melalui Prosesi Arya Wiraraja 2025, Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus melestarikan nilai budaya dan memperkuat identitas daerah. 

Tradisi ini menjadi simbol sinergi antara masa lalu dan masa depan—menghadirkan semangat kepemimpinan, gotong royong, dan cinta tanah kelahiran yang diwariskan dari Arya Wiraraja bagi kemajuan Sumenep hari ini.


(*)

TerPopuler